cabriworld.net – Pemerintah Indonesia menunjukkan komitmennya mendukung industri game dan esports. Hal ini ditegaskan Kementerian Ekonomi Kreatif dalam perayaan ulang tahun ke-8 PUBG MOBILE yang digelar pada 28–29 Maret 2026 di Surabaya, Jawa Timur.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyebut bahwa game kini bukan sekadar hiburan. Menurutnya, game sudah menjadi subsektor strategis dalam ekonomi kreatif Indonesia. “Indonesia punya potensi besar, bukan hanya sebagai pasar, tetapi juga sebagai sumber talenta kreatif yang bisa bersaing secara global,” kata Irene.
Irene menekankan bahwa Indonesia termasuk salah satu pasar game terbesar di dunia. Ia menyebut, jumlah gamers Indonesia menempati posisi kedua secara global setelah China. Potensi ini tidak hanya sebagai pemain, tetapi juga untuk mengembangkan konten dan aset digital.
“Kalau kita tidak hanya bermain game, tetapi juga membuat digital assets dan konten, Indonesia bisa muncul di peta global industri ini,” jelas Irene. Pernyataan ini menegaskan fokus pemerintah untuk mendorong kolaborasi platform game internasional dengan kreator lokal.
Selain pemain profesional, industri game memiliki ekosistem yang luas. Menurut Irene, profesi di balik layar seperti programmer, desainer, penulis cerita, analis, manajer komunitas, hingga penyelenggara event sama pentingnya.
“Kementerian Ekraf berkomitmen membangun ekosistem yang tidak hanya melahirkan pro player, tapi juga talenta di balik layar. Semua rantai profesi kreatif akan terus didukung,” tambahnya.
Dukungan pemerintah juga datang dari tingkat daerah. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyatakan bahwa event game berdampak langsung pada ekonomi lokal.
“Tadi saya menyapa pengunjung dari Jakarta hingga Kalimantan. Mereka makan, belanja, dan menggunakan jasa lokal,” ujarnya. Emil menekankan bahwa industri digital harus berdampak pada ekonomi nyata. “PUBG MOBILE sudah menyadari hal ini dengan menggelar event besar di Surabaya,” tambahnya.
Pemerintah berharap industri game dan esports Indonesia berkembang lebih jauh. Strateginya adalah mengubah posisi Indonesia dari sekadar konsumen game menjadi kreator global. Hal ini sejalan dengan upaya mendukung talenta lokal untuk mengembangkan konten, aset digital, dan game buatan Indonesia.
Beberapa data menunjukkan tren positif industri game di Indonesia. Menurut laporan Global Games Market Report 2025, pasar game Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari 2,5 miliar dolar AS, tumbuh rata-rata 12% per tahun. Potensi ini mendorong pemerintah menyiapkan regulasi dan insentif agar developer lokal bisa bersaing di pasar global.
Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, Indonesia memiliki peluang besar menjadi pusat kreatif dan teknologi digital di Asia Tenggara. Fokusnya tidak hanya pada pemain profesional, tetapi juga pengembangan talenta kreatif di seluruh rantai industri.
“Cita-cita kami jelas, yaitu Indonesia harus naik kelas dari sekadar konsumen game menjadi kreator game,” tutup Irene. Hal ini menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga posisi strategis Indonesia dalam industri global.




Leave a Reply