Cabri World – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi membuka kembali rute penyeberangan Gunungsitoli-Sibolga menggunakan kapal KMP Jatra II pada Minggu (21/9/2025). Rute ini sempat berhenti beroperasi karena kapal menjalani perbaikan menyeluruh.
Pembukaan kembali jalur laut ini sangat penting karena menghubungkan Pulau Nias dengan daratan Sumatera. Akses tersebut menjadi nadi utama bagi aktivitas ekonomi, sosial, dan distribusi logistik masyarakat di kawasan tersebut.
“Baca Juga: Serangan Bom Israel di Gaza Tewaskan 91 Orang”
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan kehadiran KMP Jatra II merupakan bukti nyata komitmen perusahaan dalam mendukung konektivitas. “Sebagai penyedia transportasi penyeberangan, kami bertanggung jawab menjaga aksesibilitas masyarakat. Operasi KMP Jatra II akan memperkuat mobilitas dan distribusi logistik, sehingga roda ekonomi Nias tetap bergerak,” ujar Heru dalam pernyataan resmi di Jakarta.
Sebelum kembali berlayar, KMP Jatra II telah menjalani proses perbaikan sesuai standar prosedur. Perbaikan ini mencakup pemeriksaan teknis dan uji kelaikan berlayar. General Manager ASDP Cabang Danau Toba, Mario Sardadi, menambahkan, “Setelah dinyatakan lulus uji, KMP Jatra II siap melayani penyeberangan Sibolga-Gunungsitoli.”
Kehadiran kembali jalur penyeberangan ini diharapkan mampu memperlancar arus barang dan penumpang. Selain itu, keberadaan KMP Jatra II juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memperkuat sektor perdagangan, serta meningkatkan konektivitas wisata di Pulau Nias.
Rute Kapal Penyeberangan Gunungsitoli-Sibolga, ASDP Perkuat Layanan Penyeberangan dengan Kapal Nyaman dan Harga Ramah
Salah satu inovasi yang ditawarkan adalah penambahan fasilitas Tatami, tempat tidur khusus bagi penumpang. Fasilitas ini disediakan secara gratis untuk mendukung kenyamanan selama perjalanan laut. Menariknya, layanan tambahan ini justru diikuti dengan penyesuaian tarif yang lebih ringan bagi masyarakat.
“Baca Juga: Anak 8 Tahun Tewas di Kosan Penjaringan Diduga Disiksa”
Menurut Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, langkah ini merupakan komitmen perusahaan dalam menyediakan akses transportasi publik yang setara dan berkualitas. “Kami ingin penyeberangan tidak hanya sekadar sarana mobilitas, tetapi juga memberi rasa aman dan nyaman. Kehadiran Jatra II diharapkan memperkuat distribusi logistik sekaligus menjaga kelancaran aktivitas warga Nias,” jelasnya.
Shelvy menambahkan, pengoperasian kapal ini bukan semata urusan bisnis. ASDP juga menempatkan misi sosial dan nasional sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan. “Kami akan terus melayani wilayah kepulauan dan daerah terluar, agar masyarakat tetap memiliki koneksi yang andal dengan pusat pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Dengan beroperasinya KMP Jatra II yang telah ditingkatkan layanannya, ASDP berharap arus transportasi menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 dapat berjalan lebih lancar. Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan layanan demi pemerataan akses transportasi di seluruh Indonesia.




Leave a Reply