Presiden Benin Tampil di TV Usai Upaya Kudeta Gagal

Presiden Benin Tampil di TV Usai Upaya Kudeta Gagal

Cabri World – Presiden Benin Patrice Talon muncul di televisi nasional pada Minggu (7/12/2025), menegaskan bahwa upaya kudeta oleh sekelompok tentara telah digagalkan. Talon menyatakan situasi di negara Afrika Barat itu “terkendali sepenuhnya” berkat pasukan loyalis.

Upaya kudeta terjadi beberapa jam sebelum siaran televisi, dengan ledakan terdengar di Cotonou, pusat pemerintahan Benin. Tiga pesawat militer Nigeria sempat memasuki wilayah udara untuk membantu menenangkan situasi. Pemerintah menyatakan pasukan loyalis berhasil menumpas pemberontak dan mengamankan wilayah penting.

Baca Juga: Netanyahu Sebut Tahap 2 Gencatan Senjata Gaza Segera Dimulai

Dalam pidatonya, Talon memuji tentara dan pemimpin militer yang tetap loyal terhadap negara. Ia menekankan bahwa “komitmen dan mobilisasi ini memungkinkan kita mengalahkan para oportunis dan mencegah bencana bagi Benin.” Presiden juga menyampaikan belasungkawa kepada korban dan warga yang terdampak.

Kelompok pemberontak yang dipimpin Letkol Pascal Tigri mengkritik kebijakan Talon terkait keamanan di perbatasan utara, pemotongan anggaran kesehatan, kenaikan pajak, dan pembatasan kegiatan politik. Mereka menuding pemerintah mengabaikan keluarga prajurit yang gugur dalam operasi militer sebelumnya.

Talon, yang menjabat sejak 2016, dijadwalkan menyelesaikan masa jabatannya tahun depan. Meskipun dipuji atas pembangunan ekonomi, pemerintahannya kerap dikritik membungkam suara berbeda pendapat. Upaya kudeta ini menjadi perhatian kawasan, mengingat serangkaian kudeta baru-baru ini terjadi di beberapa negara Afrika Barat seperti Guinea-Bissau, Burkina Faso, dan Mali.

Situasi yang berhasil dikendalikan menunjukkan pentingnya stabilitas militer dan politik, meski tantangan keamanan di wilayah utara tetap menjadi sorotan bagi pemerintah Benin dan komunitas internasional.

Presiden Benin Tampil di TV, Upaya Kudeta di Benin Digagalkan, Talon Tegaskan Stabilitas Terjaga

Upaya kudeta di Benin pada Minggu (7/12/2025) berhasil digagalkan pasukan loyalis, sehingga Presiden Patrice Talon muncul di televisi untuk menenangkan warga. Ia menegaskan keamanan nasional kini “terkendali sepenuhnya.”

Ledakan terdengar di Cotonou, pusat pemerintahan, beberapa jam sebelum Talon tampil di televisi. Sumber militer mengonfirmasi tiga jet tempur Nigeria sempat memasuki wilayah udara Benin untuk membantu menekan pemberontak. Hal ini menunjukkan koordinasi regional dalam menghadapi ancaman terhadap stabilitas negara.

Baca Juga: Thailand Kamboja Kembali Memanas Usai Serangan Udara

Dalam pidatonya, Talon memuji loyalitas tentara dan pemimpin militer yang berhasil menumpas kelompok pemberontak. Ia menyampaikan belasungkawa kepada warga yang terdampak dan menekankan pentingnya persatuan nasional dalam menghadapi krisis keamanan.

Kelompok pemberontak, yang dipimpin Letkol Pascal Tigri, mengkritik kebijakan Talon terkait keamanan perbatasan utara, pengelolaan anggaran kesehatan, dan pembatasan kegiatan politik. Mereka menuding pemerintah mengabaikan keluarga prajurit yang gugur dalam operasi sebelumnya.

Talon dijadwalkan menyelesaikan masa jabatannya tahun depan, dan pemerintahannya dipuji atas kemajuan ekonomi namun dikritik membungkam oposisi. Upaya kudeta ini meningkatkan kewaspadaan kawasan Afrika Barat, yang dalam beberapa tahun terakhir dilanda kudeta di negara-negara tetangga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *