Trump Klaim Kesepakatan Gaza Tercapai, Perang Hampir Usai

Trump Klaim Kesepakatan Gaza Tercapai, Perang Hampir Usai

Cabri World – Trump Klaim Kesepakatan Gaza Tercapai, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan kesepakatan untuk mengakhiri perang di Gaza telah tercapai. Trump optimistis perjanjian ini akan memulangkan sandera sekaligus menghentikan konflik berkepanjangan.

Trump akan bertemu dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada Senin (29/9/2025) di Gedung Putih. Pertemuan ini disebut menjadi langkah penting untuk menyusun kerangka kesepakatan perdamaian.

“Baca Juga: Israel Disebut Aktor Jahat yang Ancam Stabilitas Timur Tengah”

“Sepertinya kita telah mencapai kesepakatan tentang Gaza. Saya pikir ini adalah kesepakatan yang akan memulangkan para sandera, ini akan menjadi kesepakatan yang mengakhiri perang,” kata Trump, Jumat (26/9/2025), dikutip Reuters.

Pejabat senior Gedung Putih menjelaskan bahwa pertemuan dengan Netanyahu ditujukan untuk memperkuat komitmen kedua pihak. Langkah ini juga menjadi tindak lanjut dari pembahasan yang sudah berlangsung di forum internasional.

AS Luncurkan Rencana Perdamaian Timur Tengah

Bersamaan dengan Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, AS meluncurkan rencana perdamaian Timur Tengah. Proposal tersebut memuat 21 poin yang menargetkan berakhirnya perang Gaza yang sudah berlangsung hampir dua tahun.

Utusan khusus AS, Steve Witkoff, menyebut dokumen itu diedarkan pada Selasa kepada sejumlah negara. Pihak yang menerima termasuk Arab Saudi, UEA, Qatar, Mesir, Yordania, Turki, Indonesia, dan Pakistan.

Prospek Kesepakatan dan Dukungan Internasional

Rencana ini menandai dorongan diplomasi besar AS untuk meredakan konflik Gaza. Dengan melibatkan banyak negara, Washington berupaya mengamankan dukungan luas dari kawasan dan komunitas internasional.

Jika kesepakatan benar terwujud, maka perang Gaza berpotensi berakhir. Namun, implementasi perdamaian tetap akan bergantung pada komitmen Israel, Hamas, serta dukungan negara-negara mitra.

Trump Klaim Kesepakatan Gaza, Serukan Pemulangan Sandera dan Dialog Damai

Pemerintah Amerika Serikat (AS) merilis rencana perdamaian Timur Tengah yang menargetkan akhir perang Gaza. Rencana ini mencakup pemulangan semua sandera, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal.

Seorang pejabat Gedung Putih menyebut rencana tersebut juga menuntut penghentian serangan Israel terhadap Qatar. Selain itu, AS mendorong dialog baru antara Israel dan Palestina untuk mencapai kehidupan berdampingan secara damai.

Israel sebelumnya membuat marah Qatar setelah melancarkan serangan udara ke ibu kota Doha pada 9 September. Serangan itu menargetkan posisi Hamas, namun memicu ketegangan diplomatik dengan negara Teluk tersebut.

“Baca Juga: Pidato Netanyahu di PBB Diwarnai Walk Out Massal Negara Lain”

Trump Klaim Ada Kesepakatan, Netanyahu Akan Ditemui

Presiden AS Donald Trump mengaku optimistis kesepakatan Gaza telah tercapai. Ia menyatakan perjanjian ini bisa menghentikan perang sekaligus memulangkan para sandera.

Trump mengatakan dirinya berbicara dengan perwakilan dari beberapa negara Timur Tengah, termasuk Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Pertemuan resmi antara keduanya dijadwalkan berlangsung Senin (29/9/2025) di Gedung Putih.

“Sepertinya kita telah mencapai kesepakatan tentang Gaza. Saya pikir ini adalah kesepakatan yang akan memulangkan para sandera, ini akan menjadi kesepakatan yang mengakhiri perang,” ujar Trump, Jumat (26/9/2025), dikutip Reuters.

Perang Gaza Telah Renggut Puluhan Ribu Korban Jiwa

Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Gaza sejak Oktober 2023. Konflik ini telah menewaskan lebih dari 65.000 warga Palestina dan menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza.

Rencana AS dipandang sebagai upaya diplomatik untuk menghentikan perang berkepanjangan. Keberhasilan inisiatif ini bergantung pada komitmen Israel, Hamas, serta dukungan negara-negara kawasan. Jika tercapai, kesepakatan ini bisa menjadi langkah bersejarah menuju perdamaian Timur Tengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *