cabriworld.net – Penyanyi dan aktor Korea Selatan Cha Eun-woo diwartakan terlibat dalam dugaan penghindaran pajak bernilai besar. Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh media Korea Selatan JoongAng Daily dan Edaily pada Kamis.
Menurut laporan tersebut, Cha Eun-woo menjadi subjek investigasi Kantor Regional Layanan Pajak Nasional Korea Selatan atau National Tax Service (NTS) Seoul. Investigasi dilakukan pada musim semi 2025.
Kasus ini mencuat setelah audit pajak dilakukan sebelum Cha Eun-woo mendaftar wajib militer pada Juli 2025. Nilai pajak yang dipermasalahkan dilaporkan mencapai lebih dari 20 miliar won.
Dugaan Skema Perusahaan Cangkang
Edaily melaporkan bahwa Cha Eun-woo diduga mendirikan perusahaan atas nama ibunya. Perusahaan tersebut disebut berfungsi sebagai subkontraktor.
Cha Eun-woo dikabarkan menandatangani kontrak subkontrak dengan perusahaan tersebut. Keuntungan kemudian dibagi antara dirinya, agensinya Fantagio Entertainment, dan perusahaan milik ibunya.
Pejabat NTS menyimpulkan bahwa perusahaan tersebut tidak memberikan layanan nyata. Perusahaan itu dinilai hanya berfungsi sebagai entitas fiktif untuk mengalihkan pendapatan.
Dengan skema tersebut, penghasilan Cha Eun-woo diduga dikenai tarif pajak perusahaan. Tarif pajak perusahaan lebih rendah lebih dari 20 poin dibandingkan pajak penghasilan pribadi.
Di Korea Selatan, tarif pajak penghasilan pribadi tertinggi mencapai 45 persen. Perbedaan tarif ini menjadi fokus utama penyelidikan otoritas pajak.
Baca juga: “Venus Williams Tidak Lolos Babak Pertama di WTA Hobart”
Hasil Audit dan Proses Banding
NTS menyatakan bahwa keuntungan perusahaan tersebut pada akhirnya mengalir kembali ke Cha Eun-woo. Otoritas pajak menilai kewajiban pajak penghasilan pribadi tidak dipenuhi.
Cha Eun-woo dan ibunya telah dipanggil secara terpisah untuk menjalani pemeriksaan. Berdasarkan pemeriksaan itu, NTS menyimpulkan adanya kekurangan pembayaran pajak.
Namun, pihak Cha Eun-woo mengajukan banding atas keputusan tersebut. Ia meminta peninjauan pra-pengenaan pajak kepada NTS.
Atas permintaan tersebut, NTS menunda pengiriman pemberitahuan resmi hasil audit. Penundaan dilakukan hingga Cha Eun-woo menyelesaikan proses pendaftaran wajib militer.
Fantagio Kena Tagihan Pajak Tambahan
Dalam kasus terkait, Fantagio Entertainment dilaporkan menerima tagihan pajak tambahan. NTS Seoul mengenakan pajak tambahan sebesar 8,2 miliar won pada Agustus 2025.
NTS menyebut Fantagio telah memproses faktur pajak palsu. Faktur tersebut dikaitkan dengan perusahaan cangkang yang terlibat dalam skema subkontrak.
Pajak tambahan mencakup pajak pertambahan nilai dan sanksi administratif. Fantagio juga mengajukan peninjauan pra-pengenaan pajak.
Namun, hasil peninjauan tidak mengubah keputusan awal otoritas pajak.
Pernyataan Resmi Agensi Fantagio
Fantagio Entertainment tidak membantah adanya pemeriksaan pajak tersebut. Namun, agensi menegaskan bahwa perkara ini belum memiliki keputusan final.
“Belum ada keputusan final atau tagihan pajak yang dikeluarkan,” kata Fantagio dalam pernyataan resminya.
Agensi menyatakan akan menjelaskan posisinya secara menyeluruh. Penjelasan akan disampaikan melalui prosedur hukum yang berlaku.
Fantagio juga menegaskan komitmen Cha Eun-woo sebagai warga negara. Ia disebut akan memenuhi seluruh kewajiban pajak dan kewajiban hukum lainnya.
Konteks Lebih Luas dan Pandangan Ke Depan
Kasus pajak selebritas di Korea Selatan bukan hal baru. Otoritas pajak negara tersebut dikenal aktif melakukan audit terhadap figur publik.
Investigasi ini menunjukkan pendekatan ketat pemerintah dalam memastikan kepatuhan pajak. Namun, proses hukum tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.
Hingga kini, kasus Cha Eun-woo masih berada pada tahap administratif dan banding. Belum ada putusan hukum yang bersifat final dan mengikat.
Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada hasil peninjauan NTS. Klarifikasi resmi dari pihak berwenang akan menjadi penentu status akhir perkara ini.
Baca juga: “Cha Eun Woo dan Ibunya Dituding Gelapkan Pajak, Fantagio Angkat Bicara”




Leave a Reply